Ducati Superbike 848 EVO

Henry Susanto,  mengendarai Ducati Superbike 848evo tahun 2011, warna standart dari pabrik yaitu putih dengan variasi warna merah pada pelek dan frame chasis. Dibekali mesin varian liquid cooled , L-Twin testaterreta 11 derajat, 849cc, 140 hp @ 10,500 rpm dan menghasilkan torsi sebesar 10kgm @ 9,750 rpm dengan dry weight motor seberat 168kg.

Walaupun dikelas Superbike, menurut Ducati, 848 evo ini termasuk kelas entry level, tapi dari segi handling dan terutama tenaga yang dihasilkan, dan untuk pemakaian sehari-hari diluar track balap, motor ini cukup mumpuni jika ridernya tau cara mengendarainya dengan benar.

Modifikasi tambahan yg sudah di tambahkan, knalpot slip on Termignoni + ECU, slave clutch STM, Evotec radiator guards, R&G body /fork sliders, lampu belakang integrated brake & turn signal. Dipilih karena ingin merasakan sport bike Ducati yg sampai saat ini sangat aktif di dunia Racing. Motor ini sangat enak untuk di pakai di track, karena memang didesign utk speed dan cornering. Untuk jarak jauh posisi riding kurang nyaman karena posisi riding yg membungkuk.

Karena alasan tersebut , dipilih motor ke 2 untuk riding lebih santai, yaitu Monster 696 tahun 2011. Warna putih dengan frame merah. Berkapasitas 696cc, air cooled V-Twin. 80 hp saja.

Modifikasi, handle bar Rizoma , grip Rizoma,  Retro style mirror Rizoma, Bitubo steering damper, knalpot Termignoni slip-on + ECU, Spakbor depan Carbon.

Comments
  1. SentulFire says:

    Tinggal ditambah dengan motard aja koleksinya tuh hehehehe

  2. Ferry Widjaja says:

    Perlu siapin sepatu hak tinggi dong kalo motard hihihi….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s