Ducati Street Fighter S

Seperti pembaca mengetahui bahwa berbeda dengan dulu (sampai dengan tahun 2005), Ducati sekarang dan akan datang telah dan akan mengeluarkan lebih banyak lagi varian-varian motor dibebagai kelas yang berbeda-beda. Sama halnya dengan Ducati Hypermotard, Ducati Streetfighter ini adalah genre/varian motor yang berbeda dari varian motor Ducati sebelumnya.

Ducati Streetfighter ini menggunakan mesin sama dengan SBK1098 yaitu konfigurasi L dengan kapasitas 1099,24 cc. Daya yang dihasilkan mesin ini sebesar 155 HP @9.500 rpm dengan torsi sebesar 11,7 kgm @ 9.500 rpm. Daya sebesar ini dihasilkan dari ‘bore’ sebesar 104mm dan stroke 64,7mm. Dengan berat 188 kg (tanpa bensin), penggunaan rem tipe radial dari Brembo baik untuk master maupun kalipernya, dan pemakaian suspensi dari Ohlins maka motor ini termasuk dalam kategori motor berperforma tinggi.

Varian Streetfighter (SF) ini keluar dalam 2 tipe yaitu Streetfighter dan Streetfighter S, perbedaan mencolok berada pada pemakaian suspensi Ohlins untuk depan dan belakang pada tipe SF S dan beberapa carbon parts yang terpasang pada bodynya.

Karena motor ini masih baru diperoleh, maka accessories akan dipasang secara bertahap. Untuk motor dengan pelat kopling kering sudah pasti slave pump nya diganti dengan produk STM agar tangan kiri tidak pegal dikeramaian kota. Brake & Clutch Lever standard diganti menggunakan produk Rizomacollapsible yg berarti tuas akan terangkat keatas jika motor terjatuh sehingga terhindar dari patah. Fluid Tank untuk minyak kopling dan rem depan, belakang juga menggunakan produk Rizoma, sama dengan fat bar, grip dan end capnya pun diganti dengan produk Rizoma. Dibagian bawah kanan mesin terpasang juga pressure plate dan clutch cover dan horizontal & vertical timing belt cover keluaran (pastinya anda sudah duga) Rizoma.

Posisi riding dari Streetfighter ini lebih cenderung mirip dengan motor-motor Ducati varian baru, seperti Monster 696 dan Hypermotard yaitu pengendara terasa lebih maju duduknya dibanding model-model lama.

Mungkin karena memang untuk mengejar ‘center of gravity’ motor agar lebih mengarah kedepan. Komposisi ini sangat membantu pengendara pada saat ‘high speed cornering’. Karena kombinasi bobot motor dan pengendara cenderung lebih mengarah kedepan otomatis grip roda depan lebih menapak ke jalanan sehingga motor terasa lebih mantap di tikungan.Posisi duduk yang relatif tinggi diterapkan oleh Ducati pada SF ini untuk mengejar kelincahan motor secara keseluruhan. Oleh karena itu walaupun motor SF S ini terlihat tinggi dan besar (namun ramping), motor ini sangat lincah digunakan untuk ber manuver keliling kota.


Comments
  1. Zulkarnaen says:

    Wah..ciamik sekali..motornya juga orangnya..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s