Ducati Monster S4Rs

Ramos Panjaitan mengendarai motor Ducati Monster S4Rs warna putih mutiara dengan strip merah. Motor yang kerap disebut rekan-rekan riders sebagai ‘serigala berbulu domba’ karena body yang dipergunakan adalah tipikal motor harian tapi mesinnya menggunakan mesin untuk motor balap Ducati, yaitu mesin Superbike 999.

Motor ini menggunakan mesin teknologi Testastretta berkapasitas 998cc, kopling pelat majemuk kering, menghasilkan daya 135hp @ 9,250 rpm dan torsi sebesar 9,9 kgm @ 7,500 rpm, lebih dari cukup untuk dipergunakan dalam kota, touring keluar kota maupun pada saat track day. Motor menggunakan Ohlins fully adjustable(preload, compression dan rebound)untuk suspensi depan dan belakang, single swing arm dibelakang dan penerapan rem system radial mounted untuk depan kiri dan kanan (baik master rem maupun kedua buah kalipernya).

Yang cukup berkesan dari motor yang masih sampai saat ini adalah model paling ‘high end’ dari keluarga Monster, selain tenaganya yang cukup besar untuk motor dengan bobot kurang lebih 165kg ini adalah aplikasi teknologi Moto GP (pertama kalinya bagi Ducati), untuk motor street bikenya yaitu rem Brembo radial 8 piston dan juga 8 pads (@4 untuk kiri dan kanan) yang dipergunakan. Rem yang terpasang dapat dengan sedikit usaha (menggunakan 2 atau bahkan 1 jari kanan saja) menghentikan motor dari kecepatan kurang lebih 240km/jam dalam jarak yang relatif cukup dekat  (percobaan dilakukan di track sentul pada tikungan pertama kekanan/ R1). Dari sisi lain, motor ini masih tetap terasa nyaman dipakai untuk city riding, selain bobotnya yang termasuk ringan untuk kelas monster, juga posisi riding yang ramah terhadap punggung anda. Walaupun menggunakan mesin superbike, namun karena tipe naked bike maka panas dari mesin bisa keluar lebih merata, tidak terfokus ke satu titik seperti pada model superbike (biasanya bagian paha atas pengendara).

Modifikasi yang dilakukan pada motor ini relatif tidak terlalu banyak karena menurut Amos penampilan masih cukup mumpuni sehingga modifikasi akan berlangsung secara bertahap. Aksesoris yang terpasang sampai saat ini menggunakan Rizoma, STM, Ducati Performance, Clear Alternative dan CRG hanya untuk mendongkrak penampilan, karena kemampuan motor sudah lebih dari cukup.

Akhirnya setelah sekian lama mencari yang cocok, Amos menggunakan produk MIVV tipe Suono keluaran Italia untuk exhaust nya.

 

 

Comments
  1. salam says:

    sok brekernya bisa ganti-ganti warna ya bro? Ada yg emas ada yg merah. Ciamik…

    • desmocorner says:

      Bukan ganti warna bro, itu shock breaker dilapis sticker warna merah utk melindungi dari kerikil..aslinya warna emas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s