Pemeliharaan Motor

Posted: 26 September 2012 by Tuan Amos in Meccanica

Banyak pemilik motor besar sering mengeluhkan keadaan motor yang relatif baru diperolehnya namun sering timbul berbagai masalah, padahal dia sudah mengikuti aturan-aturan yang disebutkan dalam manual book yang disertai dengan motor tersebut.

Namun perlu diingat bahwa satu hal yang paling penting yang tidak disebutkan dalam manual tersebut dan sebenarnya relatif mudah dilakukan dan juga sangat penting untuk pemeliharaan motor tersebut adalah.. motor tersebut harus sering dipergunakan!

Salah satu masalah yang kerap timbul dari motor yang hanya di’pajang’ di garasi atau ruang keluarga atau bahkan kantor pemiliknya adalah masalah accu motor. Accu diperlukan untuk menghidupkan immobilizer yang terhubung dengan ECU, bahkan di motor-motor seri baru juga dipergunakan untuk ‘keyless’ system yang walaupun pemakaian dayanya sedikit tapi semakin lama kalau tidak di charge ulang akan hilang daya setrumnya. Secara alami, walau accu tersebut tidak tersambung ke rangkaian, accu tersebut akan berkurang daya simpan arusnya sedikit demi sedikit.

Oleh karena itu pada saat motor dihidupkan, dinamo yang terdapat pada mesin motor akan men ‘charge’ ulang kehilangan daya pada accu sampai pada titik batas maksimum penyimpanan sesuai spesifikasi accu tersebut. Makanya selain pakai external charger untuk accu, terkadang pemilik motor menghidupkan motornya dalam keadaan statis…atau istilah umum hanya ‘dipanasin’. Perilaku tersebut menyelesaikan satu masalah, accu, tapi selain dari itu ada beberapa masalah lain sehubungan dengan pemeliharaan motor tersebut yang tidak teratasi dengan hanya ‘dipanasin’ secara statis.

Salah satunya, ban motor. Ban motor yang berbahan dasar karet akan ‘mengkerut’ dan lama kelamaan akan timbul retak-retak halus karena tidak dipergunakan dan terkena udara relatif dingin (udara malam dan lembab) secara terus menerus. Kalau motor tersebut dikendarai, maka ban tersebut akan terkena panasnya aspal jalanan yang akan membantu memperlambat ke’getasan’ ban karena udara lembab tersebut diatas. Selain itu, Ban yang tidak bergerak akan cenderung terkena tekanan pada satu sisi ban tersebut sehingga bagian ban tersebut akan berubah bentuknya…dan juga tekanan ban harus sering di check karena tekanan ban yang kurang akan juga mempercepat kerusakan ban tersebut.

Pencegahan

Kalau memang waktu tidak mengijinkan untuk sering mengendarai motornya, maka beberapa kiat dibawah ini cukup efektif untuk pemeliharaan motor kesayangan anda.

1. Jackstand (paddock stand) motor anda dibagian depan dan belakang sehingga ban tidak menyentuh lantai, karena dingin dan lembabnya lantai akan merambat ke ban motor tersebut.

2. Gunakan ‘battery tender‘ atau battery maintenance yang baik, jangan gunakan charger accu karena charger cenderung mengisi accu dengan arus yang relatif besar. Battery tender akan mengisi accu dengan arus yang seperlunya selama terus menerus sampai tegangan accu cukup dan selanjutnya akan melakukan ‘trickle charge‘ untuk memelihara tegangan tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s