Bitubo on Monster 750

Posted: 1 December 2010 by Tuan Amos in Meccanica

Monster 750 keluaran tahun 2001 ini sudah melalui serangkaian ‘penyiksaan’ yang diberikan secara bertubi-tubi oleh rider (sedikit over dramatisir), termasuk sebagai alat transportasi sehari-hari didalam kota, track day/safety riding course di sentul sampai touring ke bali, seluruh jawa dan bahkan juga sumatera. Oleh karena itu sudah selayaknya suspensi motor ini mengalami regenerasi yang sepatutnya diberikan.

Memang jelas terlihat ada beberapa hal yang merupakan indikasi bahwa suspensi motor tersebut sudah tidak sanggup lagi mengikuti gaya dan beban rider, tapi karena kesibukkan rider ini maka baru sekarang ada waktu untuk merawat tunggangannya .

Oli hitam pekat dan bau sangit, indikator viscositas oli sudah tidak sesuai

Terbentur swing arm karena suspensi sering ‘bottom down’

Terlihat bahwa suspensi sering mengalami kondisi ‘bottom down’, dimana pergerakkan / ‘travel’ dari suspensi tersebut sudah mencapai batas kemampuannya sehingga mentok sampai ke dasarnya. Pada keadaan tersebut suspensi sudah tidak bekerja lagi sehingga beban motor hanya ditopang oleh ban saja. Biasanya kondisi seperti ini yang sering menyebabkan motor terjatuh pada saat menikung, karena semua bobot motor termasuk rider dan perlengkapannya hanya mengalami pergerekkan / ‘travel’ yang ada pada ban nya saja.

Suspensi belakang diganti dengan produk Bitubo dengan penggunaan per ‘keong’ yang dipasang spesifik untuk gaya riding dan bobot pengendaranya. Pemasangan pada motor relatif sederhana karena memang dudukkannya khusus untuk Ducati Monster tipe 400, 600, 620, 750 dan 900. Setelah suspensi terpasang dengan baik barulah dilakukan pengukuran dan pengaturan total sag dengan beban motor dan ridernya, termasuk kemungkinan2 barang bawaan maupun penumpangnya.

Per dan oli suspensi depan, dengan umur dan pemakaian, pastinya sudah mengalami penurunan kualitas, oleh karena itu per dan oli suspensi depan diganti juga dengan yang khusus untuk Monster 400, 600, 620, 750 dan 900. Karena M750 ini tidak memiliki pengaturan untuk compression atau damping pada suspensi depannya, maka penyesuaian dilakukan hanya pada koefisien kekerasan per dan viscositas oli yang dipergunakan, selebihnya tergantung ridernya…🙂

Comments
  1. ekowd says:

    Wuiiihhh…. motor siapa tuh? Kewreeennnnnn…. :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s