Flywheel

Posted: 27 October 2010 by Tuan Amos in Meccanica

Flywheel pada motor Ducati merupakan bagian penting dari mesin untuk menghasilkan momentum atau umum disebut torsi. Torsi dihasilkan oleh daya sentrifugal pergerakan flywheel tersebut yang tersambung secara langsung ke crankshaft sehingga daya putar dari crankshaft tersimpan dalam flywheel sebagai tenaga perputaran. Flywheel atau sering disebut juga ‘roda gila‘, bisa mempertahankan perputaran dirinya sehingga jika ada fluktuasi oleh beban dan/atau tendangan piston, perputarannya akan tetap relatif stabil.

Flywheel pada Ducati

Kenapa flywheel pada motor yang merupakan sebuah bongkahan besi/aluminium bulat bisa relatif mahal harganya? Adalah karena waktu dan tingkat kesulitan untuk membuat sebuah flywheel tersebut cukup lama dan sulit. Selain itu bahan yang digunakan untuk memproduksi flywheel adalah bahan besi atau aluminium kualitas tinggi. Bahkan ada yang terbuat dari aluminium khusus untuk parts pesawat terbang, seperti bahan aluminium jenis 6061-T6, dan sudah barang tentu pembuatannya menggunakan mesin CNC (Computer Numerical Controlled).

Memproduksi sebuah flywheel yang baik harus memperhitungkan tingkat ke-presisi-an yang sangat tinggi, terutama dari segi berat yang mutlak harus seimbang agar daya sentrifugal yang dihasilkan bisa rata. Flywheel pada mesin motor berputar sangat cepat pada saat motor tersebut bergerak, dimana kecepatan perputarannya akan mengikuti perputaran crankshaft pada mesin tersebut. Perbedaan keseimbangan sebesar 1 gram, dari total berat antara 400 gram sampai dengan 1.800 gram (tergantung jenis/tipe flywheel) pada satu titik tertentu pada flywheel yang berputar sekitar 9.000 rpm akan mengakibatkan flywheel tersebut berputar diluar kendali yang pada akhirnya bisa berakibat fatal pada mesin.

Flywheel standard dari pabrikan relatif lebih berat bobotnya dibanding dengan flywheel yang dibuat khusus untuk balapan. Bobot yang lebih berat ini membantu motor pada saat membawa beban lebih (‘boncenger’ atau barang bawaan lainnya), membantu menjaga putaran mesin tetap stabil pada saat mesin masih dingin dan belum cukup panas untuk membuat bahan bakar terurai lebih baik. Juga membantu pada saat melalui jalanan menanjak karena momentum yang relatif lebih besar pada flywheel, dan yang terakhir adalah rpm mesin akan lebih lambat turunnya pada saat menggunakan ‘engine brake‘ atau menggunakan putaran mesin untuk memperlambat laju motor.

Pada saat mengendarai motor anda di jalanan perkotaan, akan lebih sering terjadi perpindahan dari akselerasi ke deselerasi dan/atau sebaliknya secara konstan. Pada kondisi tersebut, jika tidak ada flywheel pada motor, maka slack/jarak kerenggangan pada gear dan rantai akan sangat terasa (terutama pada motor dengan tenaga besar seperti Ducati), sehingga mengganggu kenyamanan berkendara anda. Kecuali jika anda orang yang sangat-sangat sabar sehingga bisa mengatur putaran tangan anda pada gas dengan sangat hati-hati sekali (kemungkinan yang sangat kecil).

Pada kondisi kecepatan menengah ke tinggi, flywheel akan memperhalus perpindahan rpm mesin dari rendah ke tinggi dan/atau sebaliknya, sehingga jika anda membuka gas secara cepat pun flywheel akan mendistribusikan torsi pada gear, rantai dan akhirnya ban secara lebih halus dan merata. Sekali lagi jika tidak ada flywheel, pengaturan yang presisi pada saat buka tutup gas sangat diperlukan sehingga hilanglah kenikmatan mengendarai motor tersebut karena anda harus konsentrasi penuh pada posisi throttle anda.

Oleh karena tingkat kesulitan dan ketelitian dalam pembuatan flywheel tersebut, dianjurkan untuk jangan sekali kali merubah dengan sembarangan, berat/bentuk dari flywheel standard yang terpasang pada motor (misalkan dibubut, dibuatkan lubang tambahan atau dikikis flywheel tersebut agar bobotnya tambah ringan, dsb.) kecuali anda mempunyai bahan, peralatan dan pengetahuan yang tepat untuk melakukannya. Atau anda menggantinya dengan flywheel baru dari pabrikan ataupun aftermarket dengan spesifikasi yang anda inginkan, karena sudah barang tentu flywheel bikinan pabrik maupun aftermarket ternama sudah memalui perhitungan dan pembuatan yang tepat dan presisi.

Skema pemasangan flywheel pada motor Ducati

Jika anda ingin mengganti flywheel standar anda dengan lebih ringan, pelajari dulu secara lebih seksama mengenai spesifikasi masing-masing flywheel untuk memilih yang terbaik untuk motor anda. Untuk motor Ducati, selain produk dari Ducati Performance, ada beberapa pabrikan aftermarket yang memproduksi flywheel dan bisa digunakan untuk motor Ducati seperti MPL Tuning Parts, Nichols Manufacturing, FbF (Fast by Ferracci) dan lain sebagainya. So, good luck.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s