Suspensi Motor (part 1)

Posted: 12 September 2010 by Tuan Amos in Meccanica

Suspensi untuk Kendali

|

Bukan sesuatu yang ganjil jika motor tunggangan kita dimodifikasi sedemikian rupa sehingga motor tersebut dapat mewakili kepribadian pengendaranya masing2, dan sudah tentu modifikasi tersebut tidak hanya terpaku pada penampilan saja tetapi banyak juga modifikasi dilakukan pada mesin motor agar tenaga yang dikeluarkan oleh mesin motor tersebut bertambah sehingga bisa melaju lebih kencang lagi.

Tetapi kalau anda perhatikan tidak terlalu banyak yang melakukan modifikasi pada suspensi motornya, walaupun motor tersebut sudah dimodifikasi bagian mesinnya maupun penampilannya. Perlu dipikirkan juga bahwa apalah artinya tenaga besar atau penampilan yang bagus kalau motor tersebut sulit untuk dikendarai, maksudnya kalau mesin sudah bertambah tenaganya pastinya kita ingin mengendarai motor tersebut lebih kencang dari biasanya (kalau tidak buat apa dimodifikasi), dan dengan bertambahnya kecepatan pastinya suspensi yang baik sangat penting agar kita bisa mengendarai motor tersebut dengan baik.

Bahkan bagi pembalap-pembalap Supersport maupun Superbike atau balapan ‘one make race’pun, biasanya hal pertama yang dimodifikasi/disetel adalah suspensinya, karena berkat pengalaman mereka lebih mengerti bahwa kendali motor di tikungan pada kecepatan tinggi sangatlah penting.

Hal ini juga sudah dibuktikan oleh tim Yamaha dan tim Ducati pada ajang balap motor internasional MotoGP. Yamaha (dengan arahan rider Valentino Rossi) mengutamakan pengendalian dari pada tenaga mesin, sedangkan Ducati pada waktu itu (sampai tahun 2009) lebih mengutamakan tenaga mesin yang besar untuk berkompetisi.

Seperti yang sudah umum diketahui bahwa sejak tahun 2004 sampai sekarang Yamaha lebih banyak menjuarai balapan MotoGP daripada Ducati karena motor Yamaha lebih mudah untuk dikendarai (bahkan untuk pengendara baru seperti Jorge Lorenzo dan Ben Spies) dibanding Ducati. Ducati pernah menjuarai kejuaraan MotoGP tahun2007 tapi Casey Stoner bisa dibilang sebuah anomali karena hanya segelintir orang termasuk dia yang bisa mengendalikan ‘keganasan’ mesin motor Ducati.

Memang keadaan tersebut diatas bukan terpaku hanya karena suspensi tapi juga pada chassis dari motor tersebut, tapi inti dari ulasan tersebut adalah pengendalian. “..what is power without control..”

Oleh karena itu pada bagian berikutnya dari ulasan ini penulis ingin mencoba untuk menjelaskan bagaimana pentingnya sebuah sistem suspensi yang baik pada motor, cara merawatnya dan juga mencoba untuk menjelaskan secara umum apa artinya suspensi dan bagaimana mengatur suspensi pada tunggangan kita dengan baik agar sesuai dengan motor dan pengendaranya.

Bersambung………part 2


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s